Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Eks Gelandang Persela dan Timnas Ini kenang Latihan Keras latihan keras Ala Anatoli Polosin.
29 September 2020 | 06:50 WIB oleh Amirul Mukminin
SepakbolaNasional - @wartakota.live.com ± 2 tahun yang lalu
690   x
Share on:
(Eks Gelandang Persela dan Timnas Ini kenang Latihan Keras latihan keras Ala Anatoli Polosin.) - @wartakota.live.com - Marzuki Badriawan, yang kini sebagai pembina dan owner Sekolah Sepak Bola Marzuki Badriawan.
Keterangan gambar : Eks Gelandang Persela dan Timnas Ini kenang Latihan Keras latihan keras Ala Anatoli Polosin. Marzuki Badriawan, yang kini sebagai pembina dan owner Sekolah Sepak Bola Marzuki Badriawan. (Sumber gambar:@wartakota.live.com)

Dapat Julukan "Anjing", Itulah Kiprah Marzuki Badriawan di Tim Nasional Polesan Anatoli Polosin


Liga123 - Nama pemain Tim Nasional Indonesia era 1990-an Marzuki Badriawan sangat jarang dibahas oleh publik Sepakbola Tanah Air. Marzuki lahir di Jakarta 20 Oktober 1967. Ia memulai karir profesionalnya pada usia 18 tahun.


Saat itu ia membela Lampung Putra (1988-1990) pada kompetisi era Galatama, kemudian hijrah ke Mitra Surabaya hingga tahun 1998, sebelum akhirnya memperkuat Persebaya tahun 1998 hingga 2002.


Tahun 1994, ia lolos seleksi Tim Nasional Indonesia. Di Tim Nasional, Marzuki sempat melahap program latihan keras ala Anatoli Polosin.


Pelatih (Juru Taktik) asal Rusia ini dikenal dengan model latihan fisik terberat di seluruh era Tim Nasional Indonesia.


"Saya merasakan langsung latihannya. Saking kerasnya, tak heran jika ada di masa sebelum saya masuk Tim Nasional, ada pemain yang pulang dari Training Camp," ucap Marzuki kepada Warta Kota di Lapangan Sepakbola Perumnas Klender, Jakarta Timur, tengah minggu kemarin.


Marzuki mengakui latihan ala Polosin membuat fisik pemain Tim Nasional kala itu terbentuk.


Soal disiplin pun nomor satu. Tak heran bila Polosin berhasil membuat Skuad Merah Putih meraih medali emas SEA Games 1991.


"Memang latihan fisiknya sakit tapi saya mengalami manfaat dari latihan itu. Dia adalah salah satu alasan mengapa saya bisa menutup karier profesional di usia 40 tahun. Saya punya fisik yang kuat berkat latihan di era dia," ujar Marzuki yang pernah membela Persela Lamongan, Persekabpas Pasuruan, Gresik United, dan Mitra Kukar.


Lantas apa yang paling diingat Marzuki dari sosok Polosin? Menurutnya, Polosin yang memberikan julukan kepada dirinya.


Ia menyatakan julukan itu terasa aneh, lucu, dan membuat orang yang tak paham berpotensi tersinggung bahkan marah kala mendengarnya.


"Saya dijuluki oleh Polosin dengan kata "anjing". Bagi orang, mungkin kata anjing itu tidak bagus tapi bagi saya dan Polosin, itu membakar semangat," tuturnya.


Marzuki menyebut alasan Polosin memberinya julukan anjing karena cara bermain di lini tengah yang dianggap buas.


Polosin, lanjut Marzuki, suka dengan gaya bermain yang tak kenal lelah, berani, dan siap beradu di lapangan tengah.


"Bukan sombong, dulu saya dipercaya di lini tengah oleh Polosin. Saya sebagai gelandang (Midfielder) bertahan bermain ngotot, siap bertarung, bahkan adu fisik. Saya masih ingat saat bermain di Hongkong tahun 1994, Polosin berbicara ini, 'Marzuki bermain seperti anjing,'. Itu ucapan motivasi ya, saking senangnya dirinya dengan cara bermain saya. Itu pula yang saya ingat hingga saat ini," terang Marzuki.


Dan pada masa sekarang, julukan tadi digunakan sebagai bahan candaan dengan eks rekannya di Tim Nasional.


"Kadang Rochy Putiray, Aji Santoso, dan beberapa lainnya masih manggil anjing. Hanya kami yang memahami itu, bahasa memang kasar ya, tapi itu apresiasi atas permainan buas saya dulu," ucap Marzuki sembari tertawa. 


 



Share on: