Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
PSMS Klaim Alami Rugi Miliaran Rupiah, Akibat Liga 2 Gagal Kick Off
30 September 2020 | 07:44 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga2 - @tribun.medan.com ± 2 tahun yang lalu
198   x
Share on:
(PSMS Klaim Alami Rugi Miliaran Rupiah, Akibat Liga 2 Gagal Kick Off) - @tribun.medan.com - Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja
Keterangan gambar : PSMS Klaim Alami Rugi Miliaran Rupiah, Akibat Liga 2 Gagal Kick Off Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja (Sumber gambar:@tribun.medan.com)

PSSI Kembali Tunda Gelaran Liga 2, Manajemen PSMS Klaim Rugi Miliaran Rupiah


Liga123 - Tak kunjung meredanya pandemi covid-19 yang melanda Indonesia akhirnya kembali berimbas pada ditundanya kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2.


Adapun sebelumnya lanjutan liga 1 semula dijadwalkan akan bergulir kembali pada 1 Oktober. Sedangkan untuk liga 2 baru akan mulai kick off pada 17 Oktober mendatang.


Kendati Demikian dua hari jelang kick off liga 1, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, kembali mengumumkan bahwa kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia itu dan juga Liga 2 resmi ditunda pelaksanaanya.


Penundaan dilakukan hingga satu bulan sampai November 2020.


Keputusan itu diumumkan pada konferensi pers yang juga dihadiri oleh Menpora, Zainudin Amali, di Kantor Kemenpora RI, Selasa (29/9/2020) siang.


Terkait kembali ditundanya liga, khususnya Liga 2, Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja mengakui klub berjuluk Ayam Kinantan itu turut mengalami kerugian.


"PSMS sudah miliaran rugi. Budgeting kita kan sekitar 10 miliar sampai selesai liga 2 ini sampai Desember. Nah sampai sekarang ini sudah sekitar 7,5 miliar sudah habis termasuk untuk perombakan tim," ujarnya, Selasa (29/9/2020).


Julius menjelaskan, biaya miliaran yang sudah dikeluarkan klub melalui manajemen di antaranya adalah untuk melakukan perekrutan pemain, gaji Pelatih, gaji pemain dan ofisial, hingga biaya konsumsi pemain.


Maka dari itu, sesuai budget awal yang dihitung, manajemen masih harus menyiapkan dana sekitar 2,5 miliar untuk kebutuhan hingga bulan Desember.


Kendati Demikian, menurutnya, anggaran biaya ini tentu juga akan berubah jika liga juga ditunda dan jadwal liga yang bergeser.


"Ini tentu kerugian yang sangat besar, yang tidak diantisipasi oleh PSSI atau PT Liga Indonesia Baru (LIB). Artinya kalaulah ini nanti terus berjalan, yang kita persiapkan sampai Desember sekitar 2,5 miliar ini mulai dari gaji pemain. Dan semuanya masih mau dicari," ujar Julius.


Dengan itu pria yang akrab disapa king ini mengharapkan setelah penundaan ada tindak lanjut dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).


Manajemen PSMS pun menunggu apa langkah dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk kelanjutan liga yang diundur hingga bulan November 2020.


"Udah pada banyak kerugian ini. Apa langkah PSSI terhadap liga? Kita masih tunggu," ujarnya.


Sekadar informasi, pada Senin (28/9/2020) malam WIB, Polri menegaskan tidak memberikan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2020 di tengah masa pandemi COVID-19.


Hal ini terkait angka penderita Covid yang terus meningkat di Indonesia.


Padahal, Kamis (1/10/2020) pertandingan antara PSS Slemanmelawan Persik Kediri sudah dijadwalkan akan bergulir membuka kelanjutan kompetisi Liga 1 2021 yang sudah terhenti sejak pertengahan Maret karena pandemi COVID-19.


Kendati Demikian akhirnya kompetisi sepakbola bergengsi di Indonesia itu dan juga liga 2 kembali ditunda.


 


 



Share on: