Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Anak Tukang Sayur yang Jadi Pahlawan Kemenengan Timnas Atas Dinamo Zagreb
30 September 2020 | 10:08 WIB oleh Amirul Mukminin
TimnasIndonesia - @Nusantaratv.com ± 2 tahun yang lalu
165   x
Share on:
(Anak Tukang Sayur yang Jadi Pahlawan Kemenengan Timnas Atas Dinamo Zagreb) - @Nusantaratv.com - Witan sulaeman winger andalan timnas U-19
Keterangan gambar : Anak Tukang Sayur yang Jadi Pahlawan Kemenengan Timnas Atas Dinamo Zagreb Witan sulaeman winger andalan timnas U-19 (Sumber gambar:@Nusantaratv.com)

Witan Sulaeman, Anak Tukang Sayur yang Bawa Tim Nasional U-19 Menang Atas Dinamo Zagreb


Liga123 - Lewat tembakan mendatar di menit ke-38 babak pertama, Witan Sulaeman berhasil membuat kiper Dinamo Zagreb, Ivan Mandic, memungut bola dari sarangnya. 


Gol tunggal Witan itu akhirnya membawa Skuad asuhan Pelatih (juru taktik) Shin Tae-yong memenangi laga Ujicoba /Training Match ke tujuh Tim Nasional U-19 atau laga yang terakhir bagi Tim Nasional U-19 selama melakoni Training Camp (TC) di Kroasia.


Secara head to head, ini merupakan kali pertama Tim Nasional U-19 bertemu tim ternama dari Kroasia tersebut.


Kemenangan tipis 1-0 atas Zagreb lewat tendangan Witan Sulaeman, boleh jadi sebagai pelipur lara anak-anak Garuda Junior yang sebelumnya sempat dipecundangi 1-7 oleh Tim Nasional U-19 Kroasia, 8 September 2020 lalu.


Andai saja saja tak ada Witan yang kini merumput di Klub Serbia FK Radnik Surdulica di Liga Super Serbia, Garuda Junior tak bisa mengantongi kemenangan di laga uji terakhir mereka versus Zagreb.


Witan merupakan gelandang muda berusia 18 tahun anak Palu, Sulawesi Tengah yang memperkuat Skuad Tim Nasional U-19 dan Tim Nasional U-23.


Menjadi pesepakbola dengan karir cukup moncer, tak serta merta membuat orang melupakan cikal bakal Witan. 


Sebelum akhirnya bergabung dengan klub Serbia, FK Radnik Surdulica, Witan bergabung bersama PSIM Yogyakarta.


Bicara latar belakang keluarga, Witan Sulaiman diketahui berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya hanya seorang pedagang sayur. 


Ketika kegemarannya dengan sepakbola mulai terlihat, Witan kecil pun awalnya bermain bola secara otodidak di kampungnya. 


Barulah ketika duduk di bangku SMP, Witan masuk ke tempat yang lebih formal. Dia masuk ke sekolah Sepakbola (SSB) Galara Utama di Palu. 


Bersama SSB itu, Witan Sulaiman bermain di beberapa kompetisi usia muda seperti Liga Pelajar di Palu dan Piala Kemenpora. Setelah lulus sekolah menengan pertama, Witan Sulaiman memberanikan diri merantau ke Jakarta untuk ikut seleksi di sebuah klub.


Setiba di Jakarta, Witan Sulaiman ikut seleksi dan diterima di PPLP Ragunan atau Diklat Ragunan. Tempat yang juga dikenal sebagai Sekolah Keolahragaan Ragunan itu merupakan tempat yang melahirkan salah satu legenda Sepakbola Indonesia, Bambang Pamungkas. 


Pada 2017, ketika masih menimba ilmu di Diklat Ragunan, Witan Sulaiman terpantau oleh Indra Sjafri yang menjadi Pelatih (juru taktik) Tim Nasional Indonesia U-19. Dia pun membuat debut pada laga menghadapi Tim Nasional U-20 Brasil, 31 Mei 2017. Selain menjadi anggota Tim Nasional U-19, Witan Sulaiman juga menjadi anggota Tim Nasional U-16.


Witan Sulaiman terjun ke Sepakbola profesional pada putaran kedua musim 2019. Klub pertama yang ia bela adalah PSIM Yogyakarta. 


Setelah dari PSIM Yogyakarta, pada tanggal 11 Februari 2020 witan sulaeman resmi bergabung dengan klub asal serbia yaitu FK Radnik Surdulica yang bermain di Liga Super Serbia.


Witan membuat debut Internasional bersama Indonesia U-19, 31 Mei 2017 melawan Tim Nasional U-20 Brasil dengan hasil skor kalah 1 – 0. Ia mencetak gol pertamanya di gelaran AFF U-16 2017, 13 September 2017 di menit ke 41 dan gol kedua pada menit 67 melawan Tim nasional U-19 Brunei Darussalam dengan hasil skor menang 8 – 0.


 



Share on: