Breaking News
Pertahankan Skuad Juara, Inilah Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17     Ondrej Kudela: Saya Tidak Ragu Untuk Membawanya Ke Republik Ceko     Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter    
Eky Taufik Berharap Lanjutan Liga 1 Terealisasi Sesuai Jadwal
30 November 2020 | 05:16 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Bola.com ± 2 tahun yang lalu
192   x
Share on:
(Eky Taufik Berharap Lanjutan Liga 1 Terealisasi Sesuai Jadwal) - @Bola.com - Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan
Keterangan gambar : Eky Taufik Berharap Lanjutan Liga 1 Terealisasi Sesuai Jadwal Eky Taufik Febrianto Kapten Persela Lamongan (Sumber gambar:@Bola.com)

Kapten Persela Berharap Kabar Polri Dukung Kelanjutan Shopee Liga 1 Bukan Isapan Jempol


Liga123 - Beberapa hari terakhir, tersiar kabar, Polri mendukung penuh pelaksanaan lanjutan Shopee Liga 1 Februari mendatang. Kabar itu langsung disambut gembira Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik.


Dengan kabar itu, Eky berharap tidak ada lagi penundaan kompetisi Shopee Liga 1 yang selama ini ditunggu publik Sepakbola nasional.


Lanjutan Liga 1 mengalami dua kali penundaan yakni awal Oktober dan awal November lalu. PSSI menunda lanjutan Liga 1 karena tidak mendapatkan izin penyelengaraan dari Polri.


"Tentunya ini kabar baik ya bagi kita semua. Semoga benar-benar terlaksana Februari dan tidak mengalami penundaan lagi," ujar Eky Taufik kepada Bola.com, Minggu (29/11/2020).


Sudah menjadi rahasia umum, kata Eky Taufik, penundaan Shopee Liga 1 yang terjadi hingga dua kali telah membuat semua pelaku Sepakbola nasional kelimpungan.


Pemain dan ofisial harus kehilangan pendapatan normal. Begitupun dengan klub yang diwajibkan tetap bayar 25 persen gaji, namun tidak mendapatkan pemasukan baik dari tiket pertandingan maupun sponsor.


Lama-Lama Tidak Ideal


Para pelaku ekonomi Usaha Kelas Menengah kebawah yang bergantung pada berputarnya kompetisi seperti penjual jersey, penjual makanan serta perhotelan pun harus gigit jari karena tidak bisa lagi menjual baramg atau jasa nya.


"Harapan saya, kompetisi benar-benar di gelar dan tidak ada lagi tentang masalah perizinan dari pihak terkait khususnya izin kepolisian. Soalnya sebagai pemain komptisi yang tidak jelas seperti ini, sudah tidak ideal," ujarnya.


"Tentu sangat pening sekali kalau kompetisi tidak jelas. Apa lagi pemain yang memang sumber kehidupan nya di Sepakbola. Pasti kejelasan kompetisi ini sangat penting sekali," Eky Taufik memberi akhir pembicaraan.



Share on: