Breaking News
Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao     ANALISIS | Kenapa Fachruddin Masih Dipanggil ke Timnas yang Makin Muda?     Elkan Baggott Berminat Bela Klub Indonesia, Tapi Setelah Mengejar Mimpi Di Inggris    
Tunggak Gaji Pemain, Lima Klub Liga 2 Dilarang Transfer Pemain
31 Agustus 2020 | 15:00 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga2 - @Tribunnews.com ± 2 tahun yang lalu
158   x
Share on:
(Tunggak Gaji Pemain, Lima Klub Liga 2 Dilarang Transfer Pemain) - @tribunnews.com - General Manajer APPI, Ponaryo Astaman
Keterangan gambar : Tunggak Gaji Pemain, Lima Klub Liga 2 Dilarang Transfer Pemain General Manajer APPI, Ponaryo Astaman (Sumber gambar:@tribunnews.com)

Liga123 - Akibat melakukan penunggakan gaji para pemain, klub Liga 2 2020 diberikan sanksi.


Sanksi yang diberikan adalah kelima klub tersebut dilarang untuk melakukan transfer pemain.


Kelima klub itu adalah PSPS Riau, Perserang Banteng, PSKC Cimahi, Kalteng Putra dan juga PSMS Medan.


National Dispute Resolution Chamber (NDRC) atau badan penyelesaian sengketa nasional masih menjatuhkan hukuman kepada lima klub Liga 2 2020 itu karena tunggakan gaji.
Oleh karena itu, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menjalankan tentang hukuman tersebut.


General Manajer APPI, Ponaryo Astaman, berbicara kelima klub itu sudah terbukti atas tunggakan gaji kepada para pemainnya sehingga mendapatkan sanksi.


Atas dasar itu juga yang membuat APPI datang untuk melakukan pertemuan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB), Rabu (26/8/2020).


Selain itu ada pembahasan lainnya yang dibicarakan APPI kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).


"Kami ingatkan keputusan NDRC itu harus dieksekusi sekarang ini," ucap Ponaryo Astaman, Minggu (30/8/2020).


Dari kelima klub itu, PSMS Medan menjadi tim yang sangat aktif mendatangkan pemain-pemain anyar.
Sudah lima pemain didatangkan PSMS Medan, tiga diantaranya Ferdinand Sinaga, Paulo Sitanggang, dan terbaru Hanis Saghara.


Baik PSMS Medan atau keempat klub itu dipersilahkan mendatangkan pemain-pemain baru asalkan melunasi tunggakan gaji sebelumnya.


Oleh karena itu, APPI berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) bisa menerima putusan NDRC terhadap lima klub tersebut.


"Kalau belum lunas sanksinya kan tidak boleh melakukan registrasi ataupun transfer pemain selama tiga periode."
Kami harap itu dijalankan," tutup Ponaryo Astaman. (*)



Share on: