Breaking News
Dimas Drajad Bersiap Bawa Timnas Indonesia Juara AFF 2022, Baggott Terancam Absen     BLV Quang Huy : Indonesia Era STY Sangat Sulit Dikalahkan     Sepi Penonton, Ketua PSSI Berdalih Lawan Tak Terkenal Dan Akan Edukasi Supporter     Dipermalukan Indonesia, Pelatih Curacao: Di Laga Kedua Kami Tunjukkan Level Sesungguhnya     Rekor Fantastis Curacao vs Negara Asia, Tapi Indonesia Berpeluang Besar Cukur Curacao    
Achsanul Qosasi : Kami Harap PSSI Tak Hanya Umumkan Kompetisi Ditunda, Tapi Harus Bertanggungjawab Juga
31 Oktober 2020 | 07:26 WIB oleh Amirul Mukminin
Liga1 - @Tribunmadura.com ± 2 tahun yang lalu
451   x
Share on:
(Achsanul Qosasi : Kami Harap PSSI Tak Hanya Umumkan Kompetisi Ditunda, Tapi Harus Bertanggungjawab Juga) - @Tribunmadura.com - Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi saat bersama Presiden Klub Bali United, Pieter Tanuri.
Keterangan gambar : Achsanul Qosasi : Kami Harap PSSI Tak Hanya Umumkan Kompetisi Ditunda, Tapi Harus Bertanggungjawab Juga Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi saat bersama Presiden Klub Bali United, Pieter Tanuri. (Sumber gambar:@Tribunmadura.com)

Liga 1 Lanjut Awal 2021, Presiden Klub Madura United Sebut PSSI Harus Tanggung Jawab pada Klub


Liga123 - Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ) ikut komentari putusan PSSI yang menetapkan lanjutan kompetisi musim ini akan digulirkan kembali awal tahun 2021 mendatang.


Disampaikan Achsanul Qosasi, paling penting dari keputusan itu adalah, PSSI tidak hanya mengambil peran sebatas mengumumkan bahwa kompetisi ditunda.


Kendati Demikian, juga harus mempertanggung jawabkan pada klub dari segala aspek lantaran gagal mengadakankompetisi di bulan Oktober lalu, yang kemudian terus terjadi pemunduran hingga awal tahun 2021.


Kenyataannya, semua klub sudah kadung serius menyambut putusan awal PSSI kompetisi akan digelar bulan Oktober lalu dengan memperbarui kontrak Pelatih, pemain, dan staf.


Termasuk sudah melakukan masa persiapan dua bulan terakhir (sebelum diliburkan kembali) dengan biaya yang tidak sedikit.


"Keputusan PSSI yang mengajak klub untuk serius mempersiapkan kompetisi (bulan Oktober) dan pada akhirnya gagal dilanjutkan, tentunya tidak boleh hanya diselesaikan dengan pengumuman saja," ujar Madura United, Jum'at (30/10/2020).


"Klub sudah melakukan banyak hal yang perlu diselesaikan dengan keterlibatan federasi secara langsung. Utamanya tentang kontrak pemain yang terlanjur diperbaharui untuk memenuhi persyaratan kompetisi," tambah pria asal Sumenep, Madura itu.


Achsanul Qosasi menjelaskan, jauh sebelum ada keputusan PSSI menjalankan kompetisi Februari 2021, pihaknya sudah memprediksi.


"Sikap Madura United sejak Maret saat kompetisi dijeda, meminta agar kompetisi dihentikan karena perkiraan tentang pandemi akan berlangsung lama," ungkapnya.


Termasuk juga saat Manajer meeting yang dilakukan PSSI dengan klub, Achsanul Qosasi sampaikan pihaknya meminta agar kompetisi tidak dilanjutkan.


"Waktu itu proses keputusan akhirnya dilakukan dengan voting dan klub yang menginginkan kompetisi tidak dilanjutkan kalah jumlah suara daripada yang ingin lanjutkan kompetisi," paparnya.


Meski akhirnya kalah dalam voting, untuk menghormati keputusan bersama, Achsanul Qosasi sampaikan, Madura United tetap melakukan persiapan secara serius.


Kendati Demikian, semua klub akhirnya harus gigit jari karena lanjutan kompetisi musim ini benar-benar tidak bisa digelar, baru akan dijalankan kembali Februari 2021 mendatang.


"Madura United membuktikan dengan latihan dan persiapan secara serius karena berkeyakinan bahwa keputusan (awal) PSSI sangat serius," pungkasnya.



Share on: